Duhai penyejuk hatiku.....
Tak pernah kusangka, raga kita kan berjarak ratusan kilometer
Berpisah jauh dari mu, serasa beku dalam relung hatiku
Di tiap sudut lampu-lampu indah kota ini
Yang kudamba hangat sentuhan hatimu
Tawa-tawa kecil tunas kita yang sedang bertumbuh
Demi sebuah tugas dan bakti dharma
Kita relakan jarak menghujam raga
Ketika pilihan bukan sebuah pilihan
ketika demokrasi menjadi semu dalam nasib kita
Aku dan seragam ini merindu sentuhan halusmu
Merindu dekapan kecil tangan-tangan mungil yang bergelanyut manja di dada
Ketegaran ini hanya sebuah kamuflase
Agar tiada beban bersarang di hatimu
Lantunan sajak-sajak cinta kepada Tuhanmu, kuharap itu yang menguatkan kita
Ini hanya sementara, Tuhan tak pernah lelah memberi isyarat cinta-Nya
Ahh...baru juga beberapa minggu, tapi lambat kurasa detik demi detik dikota megah ini
Tunggu saja kepulanganku adinda....
walau hanya sesaat aku menatapmu dan wajah tanpa dosa itu
Kurasa...itu cukup menjadi pelipur gundah dharmaku di kota sibuk
Doa kita yang akan saling menguatkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar