Kutunggu bayangmu dikeheningan malam..
berteman dengan secangkir kopi..
tuntun aku ke ranjang cintamu..
jadilah jendela bagi kenangan'ku..
tak ada yang lain di sini..
tak ada yang lain yang menantimu..
hanya aku dan aroma kopi..
yang akan mengantar'mu ke pelukan'ku....
Dihening'nya malam
kucoba merangkai bayang'mu dlm anganku...
Dan didlm diam ingin kubisikan padamu tentang rasa'ku....
Adakah kau rasakan rasa yg sama...??
Seandainya
takdir seperti kopi yang bisa dipesan
atau seperti kopi yang tinggal diseduh
Pasti aku akan memesanmu sbg tempat untukku berlabuh
Tetapi....jika permainan takdir harus seperti ini
Cukuplah aroma tubuhmu yang semerbak bagai kopi
menjadi teman setiaku di malam yang sunyi
Duhai perempuan beraroma kopi
sepertinya tak sabar tubuh ini
merasakan sentuhan hangatmu
mendekapmu bagai cangkir kopi ini
hangat meresap kedalam kedua telapak tangan
- disudut meja - hanya aku dan kopi-
atau seperti kopi yang tinggal diseduh
Pasti aku akan memesanmu sbg tempat untukku berlabuh
Tetapi....jika permainan takdir harus seperti ini
Cukuplah aroma tubuhmu yang semerbak bagai kopi
menjadi teman setiaku di malam yang sunyi
Duhai perempuan beraroma kopi
sepertinya tak sabar tubuh ini
merasakan sentuhan hangatmu
mendekapmu bagai cangkir kopi ini
hangat meresap kedalam kedua telapak tangan
- disudut meja - hanya aku dan kopi-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar