Aku jatuh cinta pada siluet hatimu yang maya
Aku jatuh rindu pada debaran jiwa
Yang kau kirimkan dalam hembusan suara
Aku terjerembab rasa pada gerak yang belum nyata
Sudikah dirimu meredamnya
Dalam rupa yang kasat mata
Manik-manik yang mengurai kemaren tahun
Kau rangkai menjadi kalung rindu
Kau susun dengan benang hasrat menggebu
Hingga untaiannya tersusun laksana jalur sutra
Semoga tak mudah rapuh ditelan tsunami waktu dan bosan
Tlah kuserahkan segala hasratku pada tubuhmu
Kapan kah kan kau jemput dengan suka citamu
Rengkuhlah selagi nafasku masih memburu
Dan hujan rindu masih terus membasahi kalbu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar