Resah membungkam hati
Mencoba menepis segala hasrat yang kian menanti
Meluluh lantakkan ego dan keinginan diri
Menunduk dalam hangatnya pelukan imajinasi
Tak mampukah terbaca semua gundah hati
Haruskah terucap di kedua bibir ini
Sedang sang zaman bergerak dengan pasti
Mencari jalannya sendiri sesuai kodrat Ilahi
Aku terkapar tak berdaya dalam alunan rindumu
Yang terus saja kau dendangkan dengan syahdu
Ragu yang semakin membelenggu
Menepis cinta yang sudah di ujung pilu
Ragamu dan ragaku menunggu untuk bersatu
Hanya waktu yang kan mejawab semua itu
Galauku dan galaumu yang tersirat dalam kalimat
Melebur dalam desah dan peluh tanpa syarat
Mencoba menepis segala hasrat yang kian menanti
Meluluh lantakkan ego dan keinginan diri
Menunduk dalam hangatnya pelukan imajinasi
Tak mampukah terbaca semua gundah hati
Haruskah terucap di kedua bibir ini
Sedang sang zaman bergerak dengan pasti
Mencari jalannya sendiri sesuai kodrat Ilahi
Aku terkapar tak berdaya dalam alunan rindumu
Yang terus saja kau dendangkan dengan syahdu
Ragu yang semakin membelenggu
Menepis cinta yang sudah di ujung pilu
Ragamu dan ragaku menunggu untuk bersatu
Hanya waktu yang kan mejawab semua itu
Galauku dan galaumu yang tersirat dalam kalimat
Melebur dalam desah dan peluh tanpa syarat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar