Senja berteman kerinduan
ingin kubagi bersama secangkir kopi
tapi terasa hambar.....
Bukan karena kopi beraroma sendu
Hanya hati yang makin tak menentu
Ingin ku berkisah tentang sebuah kasih
Pada kupu-kupu kertas
pada seekor belalang
atau pada cicak yang menatap nanar
Berulang kali menjauh ingatan dari tatapan matamu
Makin ku pergi makin kuat mencengkeram
bagai mata elang yang sigap menerkam mangsa
yang terlihat di malam pekat
Andai daun-daun berguguran ini
membawa sebuah permintaan
satu saja.....
Bolehkah aku meminta bahagia
Namun rupa-rupanya...
Daun-daun ini bukan pesan dari Langit
Dia hanya sebatas daun yang rela jatuh dari tangkai
hanya untuk sekedar menjadi penyubur inangnya
atau terbang entah kemana tanpa tujuan
kemudian membusuk dan menyatu ke dalam Tanah
Serupa itukah jiwaku.....???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar